vips-cash.xyz

Kumpulan Berita Terkini Seputar Kesehatan, Olahraga, Makanan, Teknologi, Dan Lain-lain.

Gejala PenyakitMengatasi gejala Penyakit

Gejala Penyakit Pneumonia

Gejala pneumonia dapat bervariasi tergantung pada usia, kesehatan secara keseluruhan, dan jenis pneumonia. Secara umum, gejala pneumonia meliputi:

  • Batuk, yang dapat menghasilkan dahak berwarna kuning atau hijau
  • Demam
  • Sulit bernapas
  • Nyeri dada
  • Lelah
  • Kehilangan nafsu makan

Pada anak-anak, gejala pneumonia dapat meliputi:

  • Batuk
  • Demam
  • Nyeri dada
  • Nafas cepat
  • Sesak napas
  • Kesulitan makan atau minum
  • Mual dan muntah

Pada bayi, gejala pneumonia dapat meliputi:

  • Batuk
  • Demam
  • Kesulitan bernapas
  • Kulit pucat atau kebiruan
  • Rewel atau tidak aktif
  • Mual dan muntah
  • Menolak makan atau minum

Gejala pneumonia yang lebih serius meliputi:

  • Sesak napas yang parah
  • Nyeri dada yang tajam
  • Kebingungan
  • Kejang
  • Kulit pucat atau kebiruan

Jika Anda mengalami gejala pneumonia, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk mendiagnosis pneumonia.

Penyebab pneumonia

Pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur di paru-paru. Bakteri adalah penyebab paling umum pneumonia. Virus juga dapat menyebabkan pneumonia, terutama pada anak-anak. Jamur jarang menyebabkan pneumonia, tetapi dapat terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Cara penularan pneumonia

Pneumonia dapat ditularkan melalui udara. Ketika orang yang terinfeksi pneumonia batuk atau bersin, mereka menyebarkan bakteri, virus, atau jamur ke udara. Orang lain dapat menghirup bakteri, virus, atau jamur dan mengembangkan pneumonia.

Pneumonia juga dapat ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi pneumonia, seperti dahak atau air liur.

Cara mencegah pneumonia

Pneumonia dapat dicegah dengan menerapkan langkah-langkah berikut:

  • Vaksinasi

Vaksinasi dapat membantu melindungi Anda dari infeksi yang dapat menyebabkan pneumonia, seperti pneumonia pneumokokus dan pneumonia influenza.

  • Mencuci tangan

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah mengganti popok.

  • Hindari kontak dengan orang yang sakit

Jika Anda sakit, sebaiknya tinggal di rumah untuk menghindari menyebarkan penyakit ke orang lain.

  • Berhenti merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko pneumonia.

Pengobatan pneumonia

Pengobatan pneumonia tergantung pada jenis pneumonia dan tingkat keparahannya.

Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri biasanya diobati dengan antibiotik. Antibiotik harus diminum sesuai petunjuk dokter, bahkan jika Anda merasa lebih baik. Jika Anda tidak menyelesaikan dosis antibiotik, maka bakteri yang menyebabkan pneumonia mungkin tidak mati sepenuhnya dan dapat menyebabkan pneumonia kambuh.

Pneumonia yang disebabkan oleh virus biasanya tidak memerlukan antibiotik. Namun, dokter mungkin meresepkan obat antivirus untuk membantu meredakan gejala.

Pneumonia yang disebabkan oleh jamur biasanya diobati dengan obat antijamur.

Selain obat-obatan, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan lain untuk membantu mengatasi gejala pneumonia, seperti:

  • Obat pereda demam, seperti acetaminophen, untuk membantu menurunkan demam.
  • Obat pelega pernapasan, seperti albuterol, untuk membantu melebarkan saluran pernapasan.
  • Obat batuk, seperti dextromethorphan, untuk membantu meredakan batuk.

Pada kasus pneumonia yang parah, penderita mungkin perlu dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit, penderita akan diberikan oksigen dan perawatan medis lainnya.

Dengan pengobatan yang tepat, pneumonia biasanya sembuh dalam beberapa minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *